Sponsor Banner

Wisma Pasutri

Sek Ibu Hamil

On 03.39


Melakukan sek ibu hamil atau bercinta pada saat istri tengah hamil memang menjadi pertanyaan sebagian besar pasutri. Umumnya pasutri mempertanyakan aman tidaknya berhubungan badan di tengah masa kehamilan. Jadi, pada dasarnya hubungan  badan masih tetap bisa dan aman dilakukan sepanjang kedua belah pihak merasa sama-sama nyaman.

Hanya saja terdapat sejumlah kondisi yang memicu pertanyaan selanjutnya, yakni dar segi posisi yang dianjurkan. Sebab posisi bercinta seperti biasa, yakni perempuan di bawah dan pria di atas cenderung kurang aman. Mengingat kondisi perut istri tengah membesar, dan jika dipaksakan maka akan mempengaruhi kesehatan janin maupun istri itu sendiri.

Posisi Bercinta Selama Hamil yang Dianjurkan 

Meski posisi standar dianjurkan untuk dihindari, namun terdapat sejumlah posisi bercinta yang justru dianjurkan. Berikut beberapa posisi sek ibu hamil yang bisa dicoba:

1.      Posisi Side By Side

Pada dasarnya posisi bercinta yang terbilang aman dilakukan pasutri yang kondisi istrinya sedang hamil adalah tidak menindih perut istri. Ada beberapa posisi yang cocok untuk diterpkan dan salah satunya posisi side by side. Yakni posisi berbaring saling bersisian dan berhadapan.

Gunakan bantal yang empuk dan nyaman untuk menopang punggung istri, lalu letakan kaki istri di atas pinggan suami. Posisi ini terbilang aman karena perut istri tidak ditindih dan tetap nyaman  berkat bantal di punggung. Hanya saja posisi ini memungkinkan untuk dilakukan ketika perut istri belum terlalu besar, misalnya di trimester pertama.

Perut yang sudah membesar akan menyulitkan penetrasi dengan posisi saling berhadapan. Namun, untuk keamanan pastikan sudah berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan. Pasalnya ada beberapa kondisi ibu hamil tidak diperbolehkan bercinta sama sekali, misal karena faktor posisi janin yang tidak mendukung di dalam kandungan.

2.      Posisi Woman On Top

Posisi berikutnya yang bisa dicoba untuk menikmati sek ibu hamil yang aman dan nyaman adalah posisi woman on top. Posisi ini ditunjukan dengan istri berada di atas tubuh suami, jadi suami cukup berbaring telentang. Nantinya istri akan melakukan penetrasi dengan duduk di atas tubuh suaminya.

Posisi ini sekali lagi terbilang aman karena memang perut tidak akan ditindih oleh suami, dan juga lebih nyaman. Sebab istri bisa menentukan kedalaman penetrasi yang akan dilakukan agar sesuai kondisi dan keinginan. Selain itu istri juga merasa nyaman karena bisa duduk tanpa perlu menahan beban atau tekanan.

3.      Posisi On the  Chair

Selain bercinta di atas dipan atau kasur, pasutri yang tengah menantikan kehadiran buah hati juga bisa bercinta di atas kursi. Posisi on the  chair juga disebut sebagai posisi bercinta yang disukai banyak pasangan. Media kursi digunakan untuk berhubungan badan, yakni dengan pria duduk di atas kursi. Diikuti oleh istri yang duduk di atas tubuh suami.

Sekilas posisi ini mirip dengan women on top, karena tujuannya memang melindungi perut istri dari tekanan. Menariknya lagi posisi satu ini juga aman untuk kondisi tubuh istri karena dijamin nyaman, berkat posisinya yang di atas tubuh suami. Nantinya istri juga bisa menentukan kedalaman penetrasi sehingga tidak hanya merasa nyaman namun juga menikmati proses bercinta itu sendiri.

Agar aman dan nyaman jangan lupa memakai kursi yang kokoh lalu ditempatkan dekat dengan tembok atau tiang. Sehingga usai bercinta istri tidak kesulitan untuk bangun atau berdiri setelah duduk di atas tubuh suaminya. Posisi ini cocok untuk masa kehamilan berapapun, sejak trimester pertama sampai akhir.

4.      Posisi Side By Side On Behind

Secara umum istri yang sudah menginjak kehamilan trimester kedua sampai akhir akan merasa kurang nyaman jika terjadi penetrasi terlalu dalam. Maka bisa memilih posisi sek ibu hamil side by side on behind. Artinya kedua pasutri akan tidur miring di satu dipan dengan posisi suami miring ke arah istri dari punggung istrinya.

Penetrasi akan dilakukan dari belakang dan memang menjadi tidak terlalu dalam, namun justru memberi kenyamanan maksimal bagi istri. Jika dilakukan dengan benar maka suami pun akan menikmati proses bercinta tersebut. Tambahan lainnya posisi ini cocok untuk kehamilan besar di trimester akhir karena posisi istri miring dengan suami di belakang punggungnya.

5.      Posisi Edge Of The Bed

Apabila istri yang tengah hamil ingin merasakan penetrasi yang dalam meski kondisi kehamilan sudah besar. Maka bisa mencoba posisi edge of the bed yang membantu mendapatkan penetrasi yang dalam namun aman untuk perut. Posisi ini ditunjukan oleh istri yang berbaring di bagian tepi ranjang dan kedua kaki menyentuh lantai.

Pastikan punggung istri tidak berbaring di atas kasur dengan mengganjalnya memakai bantal yang cukup. Posisi suami akan melakukan penetrasi dari bagian atas tubuh istri dengan berlutut atau berdiri, sesuai ketinggian dipan. Posisi ini memastikan perut istri tidak mengalami tekanan namun bisa sekaligus merasakan penetrasi yang dalam.

6.      Posisi Reverse Cowgirl

Posisi sek ibu hamil yang aman selanjutnya adalah reverse cowgirl dan sekilas akan terlihat seperti sedang menunggangi kuda.  Jadi posisi istri di bawah dengan posisi menungging atau sedikit berlutut. Perut akan ditopang oleh kedua paha, dan suami akan melakukan penetrasi dari  bagian belakang.

Penetrasi yang dirasakan akan lebih dalam namun tetap memberi rasa nyaman bagi istri, karena perut tidak mengalami tekanan. Posisi ini juga dianjurkan jika istri ingin merasakan penetrasi yang dalam. Jadi, agar sama-sama nyaman pastikan dikomunikasikan dulu dan jangan hanya memaksakan kehendak salah satu pasangan saja. Apalagi akan mempengaruhi kondisi janin dalam kandungan maka musti teliti dan hati-hati.

Mengapa Perlu Bercinta Selama Masa Kehamilan? 

Usai mengetahui posisi bercinta mana saja yang aman dilakukan ketika istri tengah hamil, maka bisa mencoba menerapkannya. Pada dasarnya bercinta selama hamil khususnya di masa mendekati persalinan terbilang penting bahkan dianjurkan. Sebab akan membantu proses persalinan baik secara normal maupun caesar.

Menariknya, terdapat sejumlah alasan berikut yang membuat pasutri perlu menikmati sek ibu hamil:

·         Menormalkan sirkulasi darah khususnya bagi ibu hamil yang sering bermasalah karena berkurangnya aktivitas sejak trimester pertama.
·         Membantu memperkuat dan melenturkan otot panggung supaya lebih mudah dan minim rasa sakit ketika menjalani persalinan.
·         Merangsang tubuh memproduksi hormon bahagia atau endorfin sehingga bercinta bisa menurunkan stress yang dialami ibu hamil dan janin pun lebih sehat.
·         Sarana memperkuat ikatan dengan pasangan, apalagi punya anak memberi tanggung jawab besar dan ikatan yang kuat membantu menghadapinya.
·         Membantu tidur lebih nyenyak sehingga meningkatkan kondisi kesehatan selama kehamilan.

Bercinta ketika dalam kondisi hamil sah dan aman saja dilakukan, asalkan posisi yang dipilih tidak berbahaya bagi janin. Simak ulasan di atas dan terapkan supaya menikmati sek ibu hamil yang dijamin aman dan memberi manfaat bagi tubuh sekaligus melancarkan persalinan.



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »