Sponsor Banner

Wisma Pasutri

Dampak Pencemaran Udara

On 23.49


Kendaraan bermotor roda dua mapun roda empat yang tenaganya memakai bahan bakar minyak (BBM) akan mengeluarkan gas buang. Jika gas buang terhirup manusia secara rutin dan dalam jangka waktu yang lama akan membahyakan kesehatan.
Kita menghirup udara yang sama. Sayangnya udara tersebut telah mengandung berbagai zat pencemar yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Semuanya berdampak merugikan kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan, peredaran darah, iritasi mata, sampai kanker dan penyakit lainnya.
Perbaiki segera emisi kendaraan Anda, jangan sampai semua harus memakai masker.

Dampak Dari Emisi Gass Buang Kendaraan Bermotor :

CO – Karbon Monoksida.
Mengurangi jumlah oksigen dalam darah, sehingga  :
Jumlah Kecil :
Gangguan berpikir, penurunan reflex, dan gangguan jantung.
Jumlah besar : kematian

HC – Hidrokarbon.
Menyebabkan iritasi mata, rasa ngantuk, bercak kulit, perubahan kode genetik.
Emisi kendaraan bensin dan solar, akibat dari : HC yang tidak terbakar sempurna, karena proses pembakaran yang kurang baik.

PM10 – Partikulat.
Masuk ke dalam sistem pernafasan sampai ke bagian paru-paru terdalam sehingga :
Menimbulkan infeksi saluran pernafasan atas, jantung, bronchitis, asma.
Dicurigai bersifat karsinogen.
Emisi kendaraan solar, akibat dari :
Kurang sempurnanya proses pemanasan solar.

Pb – Timbal.
Meracuni sistem pembentukan dara merah, sehingga mengakibatkan :
Dewasa :
Gangguan pembentukan sel darah merah, anemia, tekanan darah tinggi, mengurangi fungsi reproduksi dan ginjal.
Anak-anak :
Penurunan kemampuan otak dan mengurangi kecerdasan.
Emisi kendaraan bensin, akibat dari :
Penggunaan bensil bertimbal.

Sox – Oksida Belerang.
Menimbulkan efek iritasi pada saluran nafas, sehingga ;
Menimbulkan gejala batuk sampai sesak nafas.
Meningkatkan kasus asma.
Akibat dari :
Solar yang banyak mengandung sulfur.

NOx – Oksida Nitrogen.

Menimbulkan gangguan paru-paru, sehingga :
Melemahkan sistem pertahanan paru-paru.
Meningkatkan kasus asma.
Menimbulkan infeksi saluran nafas.
Emisi kendaraan bensin dan solar, akibat dari :
Kurang sempurnanya proses pembakaran mesin.

Setelah mengetahui betapa berbahayanya pencemaran udara akibat dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor maka kita harus melakukan sesuatu.
Ini yang harus kita lakukan :

·         Bawa kendaraan ke bengkel terdekat.
·         Ukur emisi gas buang.
·         Mintalah pada mekanik untuk memeriksa dan merawat kendaraan agar emisi kendaraan rendah dan kinerja mesin optimal.

·         Ukur emisi sekali lagi.

·         Laksanakan pemeriksaan dan perawatan ini secara rutin.
Keuntungan merawat Kendaraan :
·         Kinerja mesin handal
·         Bahan bakar hemat
·         Usia pakai mesin lebih lama
·         Udara sehat
Langkah alternatif Mengurangi Pencemaran Udara :
Gunakan kendaraan seperlunya.
Kurangi perilaku mengemudi dengan putaran mesin tinggi.
Periksa tekanan ban dan lakukan spooring.
Gunakan bahan bakar lebih bersih ( BBG, Bensi Tanpa Timbal & Bio-Fuel).
Untuk pasangan usia produktif hati-hati, Pb timbal mengakitkan gangguan reproduksi. Jika terpapar udara yang tercemar, alih-alih mengandung dan dapat anak, malah terkena penyakit.

Sumber : Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »